Dollar menuju penurunan tiga bulan beruntun terhadap yen setelah indeks aktivitas bisnis AS turun dibawah prediksi, menambah bukti pemulihan ekonomi terbesar di dunia tersebut berjalan lambat. Barometer bisnis dari Institute Supply Management-Chicago menunjukkan angka 62,6 di bulan Juni dari bulan sebelumnya sebesar 65,5. Survei yang dilakukan Bloomberg terhadap 45 ekonom rata-rata memperkirakan penurunan menjadi 63,0.Chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, sebelumnya di bulan ini mengatakan pembuat kebijakan berkomitmen untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah untuk beberapa waktu kedepan setelah program pembelian obligasi berakhir guna mendorong pertumbuhan ekonomi.
Data lain yang dirilis hari Senin menunjukkan penjualan rumah tertunda AS melonjak 6,1% di bulan Mei dari bulan sebelumnya, menjadi level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, dan memberikan sinyal kenaikan penjualan rumah second di AS. Namun data tersebut gagal menopang kinerja dollar.
Hingga hari ini dollar telah melemah empat hari beruntun terhadap yen, USDJPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 101.28 atau melemah 0,14%, dengan level tertinggi harian 101.46 dan terendah 101.22.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar