Bursa saham Korea Selatan, Kospi, dibuka melemah pada perdagangan hari ini setelah sebelumnya menguat dua hari beruntun. Kekhawatiran akan meningkatnya gejolak di Irak membebani sentimen investor, Wall Street yang pada perdagangan Selasa ditutup melemah juga memberikan sentimen negatif. Bursa utama Kospi saat ini melemah 0,17% menjadi 1990,99Setidaknya 50 orang dilaporkan tewas pada hari Selasa kemarin setelah pesawat tempur Syria menyerang Anbar, provinsi di bagian timur Irak. Sementara itu kelompok militan melancarkan serangan ke salah satu pangkalan udara terbesar Irak, yang terledak kurang dari 100 km dari Baghdad. Di pihak lain, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, meminta para pemimpin Kurdi untuk bekerja sama dengan pemerintah Irak guna menghentikan gerakan kelompok militant ISIL.
Gejolak yang terjadi di Irak tersebut membuat bursa saham AS melemah pada perdagangan kemarin, meski data-data ekonomi AS menunjukkan peningkatan siginifikan. Tingkat kepercayaan konsumen AS di bulan Juni naik ke level tertinggi sejak tahun 2008, sementara penjualan rumah baru AS melonjak ke level tertinggi dalam 22 tahun terakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar