Harga minyak Nymex mencatatkan pelemahan tipis setelah Presiden Vladimir Putin meminta parleman Rusia untuk mencabut hak pengiriman tentara Rusia ke Ukraina. Pernyataan Putin tersebut menimbulkan harapan akan dapat terwujudnya perdamaian di Ukraina dan mengurangi kekhawatiran akan pemberian sanksi tambahan untuk Rusia, produsen minyak terbesar dunia. Meski demikian, penurunan minyak terbatas seiring investor masih cemas dengan situasi di Irak, anggota OPEC terbesar No.2. Militer Irak masih bertempur dengan pemberontak yang telah menguasai beberapa kota di wilayah utara Irak. Investor juga bersikap waspada menjelang publikasi data cadangan minyak AS (versi EIA) pada hari Rabu jam 21.30 WIB.
Cadangan minyak AS diprediksi berkurang sebanyak 1,2 juta barel untuk minggu yang berakhir pada 20 Juni setelah pada minggu sebelumnya juga berkurang sebanyak 600.000 barel. Minyak Nymex kini diperdagangkan di level $106.90; berusaha menjauhi level tinggi harian $106.43
Tidak ada komentar:
Posting Komentar