Euro diperdagangkan menguat terhadap dollar setelah pada pekan lalu merosot dalam empat hari beruntun, dan mencatat penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan terakhir. Data produksi industri Jerman pada bulan Mei turun sebesar 1,8% dari bulan sebelumnya, mematahkan ekspetasi kenaikan 0,3% oleh para ekonom. Data tersebut sempat memberikan tekanan pada euro hingga menyentuh level terendah harian 1.3574. Sementara saat ini EURUSD diperdagangkan pada kisaran 1.3597 atau menguat 0,01%.Jerman pada pekan lalu juga melaporkan pesanan pabrik di bulan Mei turun 1,7% dari bulan April yang naik 3,4%. Ekonom sebelumnya memperkirakan pesanan pabrik akan turun sebesar 1,1%. Pesanan untuk ekspor dilaporkan turun 1,2% di bulan Mei dari bulan sebelumnya, sementara pesanan domestik turun 2,5%. Jerman merupakan negara dengan perekonomian terbesar kawasan Euro, namun data-data yang dirilis belakangan ini menunjukkan pelambatan.
Euro juga sebelumnya tertekan akibat pernyataan Presiden European Central Bank, Mario Draghi, yang menegaskan tingkat suku bunga akan tetap rendah untuk beberapa waktu kedepan, dan memperingatkan penguatan euro dapat mengancam stabilitas harga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar