Kospi melemah setelah memburuknya situasi di Ukraina dan komentar negatif IMF Lagarde membuat investor cemas dengan outlook perekonomian global. Militer Ukraina menguasai kembali kota Slaviansk dan ini tentunya menggerogoti harapan akan adanya gencatan senjata dengan separatis pro-Rusia. Pimpinan IMF, Christine Lagarde, memperingatkan laju pertumbuhan ekonomi dunia di semester kedua 2014 mungkin lebih lemah dari estimasi akibat lemahnya investasi. Investor juga cemas dengan outlook pendapatan eksportir Korea Selatan dengan won yang kembali mencetak rekor terkuat baru 5 tahun di awal sesi Asia.
Won kini diperdagangkan 1009.30 terhadap Dollar AS setelah sempat menyentuh level terkuat 5 tahun 1007.90 di awal sesi Asia. Jika penguatan won berlanjut maka ini dapat menggerogoti daya saing eksportir Korea Selatan di pasar internasional. Kospi futures turun 0.74% dan kini diperdagangkan di level 260.15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar