Kospi menguat setelah serangkaian data manufaktur dari Jepang, Cina, zona-euro, dan AS kemarin membuat investor lebih optimis dengan outlook perekonomian global. Aktivitas manufaktur Jepang dan Cina meningkat di bulan Juni.
Meskipun aktivitas manufaktur zona-euro dan AS tidak setinggi publikasi sebelumnya namun masih tunjukan ekspansi sehingga diharapkan dapat menopang kinerja perekonomian. Kospi futures menguat 0,52% dan kini diperdagangkan di level 262.20
Meski demikian, investor terlihat enggan mendorong kenaikan indeks yang terlalu tinggi dengan nilai tukar won yang kembali mencetak rekor terkuat 5 tahun baru terhadap dollar AS. Won kini diperdagangkan di level 1010.40; setelah sempat menyentuh level terkuat 5 tahun 1009.90 di awal sesi Asia. Jika penguatan won berlanjut maka ini dapat menggerogoti daya saing eksportir Korea Selatan di pasar internasional.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar