Kospi mencatatkan pelemahan tipis setelah nilai tukar won membuat investor cemas dengan outlook pendapatan eksportir Korea Selatan. Won diperdagangkan di level 1009.50 terhadap Dollar AS di awal sesi Asia; dekat level terkuat 5 tahun 1008.80 yang diraih kemarin.
Jika penguatan won berlanjut maka ini dapat menggerogoti daya saing eksportir Korea Selatan di pasar internasional. Kospi futures turun 0,06% dan kini diperdagangkan di level 262.80. Investor juga telihat waspada dengan banyaknya event penting hari ini.
Cina akan merilis data indeks non-manufaktur pada jam 08.00 WIB yang dapat berikan petunjuk lebih lanjut akan kondisi perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut. Investor menantikan konverensi pers ECB's Draghi pada jam 19.30 WIB yang mungkin bisa sinyalkan seberapa cepat ECB akan menjalankan kebijakan QE.
Data non-farm payrolls AS pada jam 19.30 WIB juga akan menjadi fokus karena dapat berikan bukti lebih lanjut seberapa tangguhnya kondisi ekonomi Paman Sam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar