The Fed menyampaikan bahwa mereka melihat adanya tanda-tanda pemulihan di pasar tenaga kerja AS dan mereka pun cukup optimis kalau pengangguran jangka panjang di Amerika perlahan pulih. Salah satu ekonom The Fed menyampaikan opininya dalam situs bank sentral AS bahwa selama 6 bulan terakhir proporsi orang yang menganggurmulai menyusut dan terlihat adanya tingkat stabilitas yang lebih besar dalam partisipasi angkatan kerja dan peningkatan rasio kerja untuk penduduk.
Menurunnya tingkat pengangguran jangka panjangsudah mulai terlihat ketika bulan lalu rilis data lokal AS menyebutkan bahwa tingkat pengangguran di negaranya berhasil turun menjadi 6,1 persen, angka ini merupakan yang terendah dalam hampir enam tahun terakhir dan sangat diluar target bank sentral AS sampai akhir 2014.
Para ekonom The Fed sudah menemukan alasan yang cukup membuat The Fed optimis terhadap penurunan pengangguran dari tanda-tanda yang ada bahwa para penganggur jangka panjang sesungguhnya tidak pernah kehilangan koneksi pekerjaan dan kemampuan mereka untuk mencari pekerjaan tidak berbeda signifikan dari orang-orang yang memang keluar dari pekerjaan untuk sementara waktu.Di antara para penganggur, sekitar 32,8 persen telah menganggur atau tidak bekerja selama lebih dari enam bulan. Proporsi yang tercatat pada bulan April 2010 lalu adalah sebesar adalah 45,3 persen, rekor tertinggi sejak data tingkat pengangguran mulai dikeluarkan oleh Departemen Tenaga Kerja pada tahun 1948.
Proporsi pengangguran jangka panjang adalah salah satu indikator pasar tenaga kerja yang saat ini tengah mendapat perhatian serius oleh Yellen, bersamaan dengan tingkat partisipasi angkatan kerja. Para peneliti The Fed mengatakan bahwa penurunan pengangguran jangka panjang di AS sejak Desember lalu menyumbang hampir seluruh penurunan dalam tingkat pengangguran selama periode tersebut. Mulai pulihnya pasar tenaga kerja AS diharapkan membawa dampak yang cukup signifikan terhadap perekonomian AS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar