Selama 2 bulan berturut perdagangan luar negeri Australia kembali merugi, bahkan kerugian di bulan Mei lalu meningkat 145 persen dari kerugian bulan sebelumnya dan juga defisit terbesar dalam 11 bulan terakhir menurut data yang dilaporkan Biro Statistik Australia hari Rabu (2/7).
Dalam laporan tersebut dicatat defisit perdagangan negeri kanguru ini pada bulan Mei 2014 1,911 miliar AUD, yang meningkat 145% atau 1,131 miliar AUD dari defisit bulan April. Defisit ini jauh dari perkiraan untuk defisit 200 juta AUD .
Defisit ini disebabkan menurunnya ekspor cukup signifikan sehingga pendapatan dari perdagangan tersebut hanya 26,681 miliar AUD yang turun 1,30 miliar AUD atau 5,0 persen. Selain itu juga dilaporkan impor negeri ini menurun 169 juta atau 1,0 persen dan belanja luar negeri hanya 28,592 miliar.
Ekspor barang-barang non-pedesaan turun 6 persen atau 1,184 miliar AUD, sedangkan ekspor barang pedesaan juga turun 62 juta AUD serta emas non-moneter turun 61.juta Ekspor neto barang di bawah merchanting namun tetap stabil, sementara kredit jasa naik A $ 8 juta. Selain itu juga dilaporkan belanja modal Australia turun 4 persen 195 juta AUD dan barang konsumsi turun menjadi 34 juta AUD.
Pada saat data ini dirilis, perdagangan mata uang negeri ini mengalami kerugian yang cukup besar, terlihat kurs Aussie terhadap dolar AS terkoreksi tajam dan menembus support kuatnya di 0,9455, namun saat berita ini disampaikan pair ini bergerak naik kembali mengikuti trend pergerakannya sejak bulan Juni .

Tidak ada komentar:
Posting Komentar