Nikkei melemah setelah berlanjutnya penguatan yen membuat investor khawatir dengan outlook pendapatan eksportir Jepang. USD/JPY menyentuh 101.67 di awal sesi Asia; menjauhi level terlemah 3 minggu 102.25 yang diraih pekan lalu. Jika penguatan yen berlanjut maka ini dapat menggerogoti daya saing eksportir Jepang di pasar internasional.
Nikkei futures turun 0,85% dan kini diperdagangkan di level 15255. Investor terlihat tidak begitu terkesan dengan publikasi data surplus current account dan penyaluran kredit perbankan Jepang yang cukup baik.
Surplus current account naik menjadi ¥522,8 miliar untuk bulan Mei; lebih tinggi dari prediksi ¥403,6 miliar dan publikasi sebelumnya ¥187,4 miliar. Tingkat penyaluran kredit bertambah sebanyak 2,3% di Juni; lebih baik dari revisi publikasi sebelumnya yang meningkat 2,2%.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar