Setelah sempat menguat di awal sesi (Kamis, 14/8), bursa Shanghai China akhirnya bermanuver ke teritori negatif akibat terseret arus derasnya aksi jual investor khususnya pada sektor perbankan.
Aksi jual tersebut dikarenakan sebagian investor masih pesimis dengan lemahnya laporan ekonomi makro China yang rilis pada Rabu kemarin yang menyiratkan bahwa perekonomian di negeri terbesar ke-2 dunia ini masih rentan dan rapuh.
Setidaknya data domestik seperti angka pertumbuhan investasi, retail sales dan bank lending termasuk industrial output, rata-rata masih di bawah ekspektasi para ekonom dan pasar.
Para investor memilih sektor perbankan sebagai target aksi jual mereka sekaligus untuk mengambil untung (take profit) lantaran sektor ini lebih likuid dan paling ramai diminati investor hampir setiap hari.
Di lantai bursa, nampak saham Bank of Communications dan saham China Construction Bank masing-masing terkikis sekitar 0.3%. Bahkan bank-bank yang lebih kecil seperti Merchants Bank dan Hua Xia Bank, sahamnya masing-masing juga tergerus 1.3% dan 0.5%.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar