Bursa Saham AS Berakhir Lebih Tinggi, Investor Fokus Pada Data Revisi PDB AS

Bursa saham AS berakhir naik dalam perdagangan lesu(28/08), dengan banyak investor mencerna pendapatan dan peristiwa geopolitik sembari menunggu indikator ekonomi yang lebih berat selanjutnya.

Saat penutupan sesi perdagangan AS, Dow 30 berakhir naik 0.09%, indeks S&P 500 berakhir di level tinggi 2000.12, sementara NASDAQ berakhir turun 0.02%. Aksi Profit taking telah meratakan saham pada Rabu, karena pasar mulai melihat perlunya valuasi.

Pada hari Kamis, investor akan melacak revisi data AS produk domestik bruto, klaim pengangguran awal mingguan dan laporan penjualan rumah yang tertunda, dengan banyak berharap indikator akan menjelaskan kecepatan pemulihan AS serta masa depan kebijakan moneter.

http://goo.gl/rcloKc
Keprihatinan geopolitik yang sedang berlangsung membuat investor di teluk juga. Ukraina terus menuduh pasukan Rusia menyeberangi perbatasan setelah para pemimpin dari kedua negara sepakat untuk mencari cara untuk mengakhiri perang separatis berkecamuk dalam mencapai timur negara itu.

Di tempat lain, peritel barang mewah Tiffany & Co menaikkan outlook 2014, sementara produsen senjata api Smith & Wesson Holding Corporation) memotong setahun penuh perkiraan labanya.
Dow Jones Industrial Average dengan performa terbaik,  termasuk UnitedHealth Group Incorporated, naik 1.49%, Pfizer Inc, naik 0.91%, dan AT & T Inc, naik 0.71%.

Dan performa  terburuk Dow Jones Industrial Average termasuk United Technologies Corporation turun 0,54%, 3M Company, turun 0,45%, dan International Business Machines, turun 0.39%.
Sementara, bursa saham Eropa berakhir mixed.

Dengan DJ Euro Stoxx 50 turun 0.15%, CAC 40 naik 0.04%, DAX turun 0.19%, dan FTSE 100 naik 0.12%. Indeks Volatilitas S & P 500, yang mengukur prospek volatilitas pasar, naik 1.29% ke level 11.78

“Untuk latihan bertransaksi Stock & Index silahkan Anda mencoba demo account disini.”
Bursa Saham AS Berakhir Lebih Tinggi, Investor Fokus Pada Data Revisi PDB AS Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rahman Aksionline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar