Perusahaan minyak AS, Exxon Mobil, tetap akan memulai eksplorasi minyak di wilayah Artic di Rusia. Presiden Vladimir Putin melihat langkah Exxon sebagai bentuk kerja sama meskipun Barat telah memberikan sanksi kepada mitra Exxon di Rusia Rofneft.
Sanksi yang diberikan tidak bertujuan untuk menghentikan proyek yang dilakukan oleh perusahaan AS dan Rusia namun akan membuat Rusia kesulitan dalam pembiayaan dan akses teknologi. Exxon telah membawa bor minyak dari Norwegia untuk mengebor sumur minyak pertamanya di perairan Kara.
"Kami menyambut baik kerja sama ini. Saya yakin proyek yang dijalankan oleh Rosneft, Exxon Mobil, dan perusahaan lainnya akan bermanfaat bagi perekonomian nasional dan juga berkontribusi untuk memperkuat keamanan energi dunia," tutur Putin. Sementara itu, petinggi Exxon di Rusia, Glenn Waller, utarakan perusahaannya akan tetap bekerja di Rusia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar