GDP Jepang Bebani Kinerja Nikkei

Nikkei masih berada di teritori negatif setelah data GDP Jepang sinyalkan rapuhnya momentum pemulihan ekonomi terbesar No.3 di dunia tersebut. Sesuai perkiraan, GDP Jepang turun 1,7% untuk kuartal kedua 2014; lebih rendah dari kuartal pertama yang naik 1,5%. Perekonomian sepertinya merasakan dampak dari kenaikan pajak penjualan pada bulan April silam dan ini terlihat dari penurunan konsumsi sebesar 5% untuk kuartal kedua.

Menteri perekonomian Amari mengakui bahwa kenaikan pajak telah berkontribusi terhadap pelemahan aktivitas ekonomi. Namun, Amari sepertinya masih optimis dengan outlook perekonomian Jepang seraya utarakan aktivitas perekonomian akan membaik secara bertahap. Amari juga mengatakan pemerintah akan mengambil kebijakan yang fleksibel terhadap perekonomian jika dibutuhkan dan keputusan terhadap pajak penjualan akan diambil oleh 
http://goo.gl/NUGGWS

Perdana Menteri setelah mencermati perkembangan ekonomi di periode Juli - September.  
Sementara itu, minutes pertemuan BoJ yang dirilis pagi ini menunjukan bahwa bank sentral masih belum yakin apakah inflasi dapat mencapai 2% untuk jangka menengah. Petinggi BoJ juga mewaspadai resiko geo-politik dan juga efek dari turunnya aktivitas sektor properti Cina
 
Nikkei futures turun 0,26% dan kini diperdagangkan di level 15140.
GDP Jepang Bebani Kinerja Nikkei Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rahman Aksionline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar