Analis mengatakan bursa saham terus menganggap berita buruk sebagai berita baik mengingat hal tersebut akan membuat the Fed terus berpegang pada pelonggaran kebijakan. Sebelumnya, bursa saham AS mengikuti jejak bursa Eropa, yang mana ditutup menguat untuk hari Kamis kendati data GDP zona euro yang flat, dan kontraksi pertama dalam lebih dari setahun pada perekonomian Jerman masih mensinyalkan tekanan saat ini.
Investor masih menantikan data PPI dan tingkat produksi industri yang akan dirilis hari Jumat, yang mana mungkin akan merubah fokus pasar menuju inflasi dari geopolitik, ucap Peter Boockvar, kepala analis pasar pada The Lindsey Group.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar