Kiwi melemah setelah rendahnya tekanan inflasi New Zealand menegaskan ekspektasi bahwa RBNZ belum akan melanjutkan kenaikan suku bunganya dalam waktu dekat. Indeks harga produsen (PPI) New Zealand turun 1% di kuartal kedua 2014; lebih rendah dari kenaikan 1% di kuartal pertama. Dengan rendahnya tekanan inflasi maka dapat mengurangi alasan bagi RBNZ untuk melanjutkan siklus pengetatan moneternya.RBNZ telah menaikan suku bunga sebanyak 100 bps sejak awal tahun seiring bank sentral ingin mencegah terjadinya overheating perekonomian. Pada pertemuan Juli, RBNZ telah naikan suku bunga 25 bps menjadi 3,5% namun bank sentral sinyalkan keinginan untuk menghentikan siklus kenaikan suku bunganya sembari mencermati dampak kebijakan pengetatan terhadap perekonomian.
Sentimen juga diperburuk oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi dan fiskal yang dipaparkan Kementrian Keuangan New Zealand. Kementrian merevisi turun outlook pertumbuhan ekonomi New Zealand dari 4% menjadi 3,6% untuk kuartal pertama 2015. Kementrian juga menurunkan estimasi surplus anggaran pemerintah dari NZ372 juta menjadi $297 juta. NZD/USD kini diperdagangkan oleh 0.8432; menjauhi level tinggi harian 0.8483
Tidak ada komentar:
Posting Komentar