Sikap aksi jual kembali melanda bursa saham China di awal perdagangan hari Jumat (8/8) lantaran investor terseret sentimen aksi jual di pasar regional menyusul anjloknya bursa saham Wall Street semalam.
Sentimen aksi jual khususnya terlihat pada sektor konstruksi dan perumahan akibat kalangan investor masih khawatir dengan lesunya pasar properti di China daratan. Tercatat saham Poly Real Estate tergerus 1.5% dan saham Baotou Steel anjlok hingga 3%.
Namun penurunan indeks Shanghai akhirnya berhasil dibatasi setelah pemerintah merilis data surplus neraca perdagangan yang apik untuk bulan Juli. Neraca perdagangan China tercatat surplus sebesar $47.3 milyar, naik dari surplus $31.60 pada bulan Juni.
Sedangkan angka eksport China juga tercatat melonjak hingga 14.5% di bulan Juli dari bulan angka sebelumnya sebesar 7.2%. Namun kuatnya angka penjualan produk China ke luar negeri nampaknya akan mengurangi tekanan terhadap PM Li Keqiang untuk menambah stimulus di semester II sekaligus untuk meningkatkan lagi laju pertumbuhan pada kuartal II lalu.
Alhasil indeks Shanghai komposit China akhirnya berhasil pulih dan berubah positif dengan menguat +0.29% atau meraih gain sebanyak +6.34 poin pada kisaran 2194.01.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar