Dollar pada perdagangan kemarin menguat tajam menyusul keputusan pemangkasan suku bunga dan pemberian stimulus tambahan dari European Central Bank, membuat euro merosot ke level terendah dalam 14 bulan terakhir. Sementara sterling turun ke level terendah 7 bulan akibat kekhawatiran akan referendum Skotlandia, dan yen ke level terendah 6 tahun akibat perbedaan kebijakan antara bank sentral Jepang dan AS.
Energy Information Administration pada hari Kamis kemarin melaporkan persediaan minyak AS pada pekan yang berakhir 29 Agustus turun sebanyak 905.000 barel menjadi 359,6 juta barel, dibawah perkiraan penurunan 1 juta barel oleh para analis. Persediaan bensin turun sebanyak 2,32 juta barel, dan persediaan minyak distilasi naik 605.000 barel. Sementara itu operasi kilang minyak pada pekan lalu dilaporkan turun sebesar 0,2% menjadi 93,3% dari kapasitasnya.
Minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan pada kisaran $94,43 per barel, dengan level tertinggi harian $94,66 dan terendah $94,29.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar