Harga emas dunia kemungkinan akan cederung stabil dan berpotensi menguat seiring tumbuhnya sentimen risk-off di kalangan investor sehingga akan meningkatkan permintaan terhadap investasi alternatif atau bahkan ke safe haven.
Sentimen risk-off kembali merebak setelah munculnya pernyataan dari Bank Dunia (World Bank) kemarin yang menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global, dan pernyataan tersebut turut mengagetkan pihak Federal Reserve Amerika.
Kecemasan pasar juga muncul dari perkembangan geopolitik di Timur Tengah setelah muncul kabar bahwa militan Sunni berhasil menduduki kota ketiga di Irak pada hari Rabu. Di lain pihak, pasar saham Turki anjlok lebih dari 3% setelah sejumlah aset Turki diserang di Mosul dan sekitar 80 warga disandera. Turki menyerukan pertemuan darurat dengan NATO, memperingatkan bahwa pihaknya akan membalas jika militan membahayakan warganya.Seperti kita ketahui bersama bahwa harga emas cederung akan naik bila muncul situasi ketidakpastian ekonomi serta geopolitik. Maka selama harga emas konstan bergerak di atas kisaran support kuat 1257, logam mulia ini berpeluang ke atas area 1263-an dimana emas akan membidik resisten 1263.40 sebagai target pertama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar