· EUR/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek seiring kondisi overbought / jenuh beli, penembusan konsisten dibawah area 1.3580 berpotensi memicu skenario koreksi bearish menguji area support 1.3540 atau bahkan lebih rendah lagi. Resisten terdekat tampak di area 1.3660, berbalik lagi diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek.
· GBP/USD. Bias intraday menjadi netral di jangka pendek dengan potensi range trading tampak di kisaran 1.6945 – 1.7050. Penembusan konsisten dibawah area 1.6945 dapat memicu skenario koreksi kebawah menguji area support 1.6870. Di sisi atasnya, hanya penembusan diatas area 1.7050 dapat menambah tekanan bullish mengincar area 1.7115.
· USD/JPY. Bias intraday menjadi netral di jangka pendek dengan potensial range trading tampak di kisaran 101.55 – 102.15. Tembus secara konsisten diatas area 102.15 dapat memicu skenario bullish mengincar area 102.40 atau bahkan lebih tinggi. Hanya penembusan konsisten dibawah area 101.55 baru bisa merubah bias intraday menjadi bearish mengincar area support 101.15.
· USD/CHF. Bias intraday menjadi bullish di jangka pendek seiring kondisi oversold harga, namun masih dibutuhkan penembusan konsisten diatas area 0.8945 untuk memicu skenario koreksi bullish mengincar area 0.8980. Support terdekat tampak di area 0.8900, anjlok lagi dibawah area tersebut dapat menambah tekanan bearish menguji area support 0.8870.
· AUD/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek, namun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 0.9350 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 0.9325. Resisten terdekat tampak di area 0.9400, berbalik lagi diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9435.
· XAU/USD. Naiknya indikator MACD, dan kemampuan emas bertahan di atas MA 50-100-200 pada grafik harian menegaskan momentum bullish emas. Namun, emas perlu mencatatkan level penutupan harian di atas $1331 untuk menambah tenaga kenaikan; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking seperti yang diisyaratkan oleh indikator Stochastic yang berada di area overbought. Strategi: buy-on-dips dengan stop-loss $1311 dan target-profit $1330. Di lain pihak, penembusan $1312 dapat memicu penurunan untuk menguji $1306.
· Hang Seng Futures. Turunnya indikator MACD dan Stochastic pada grafik harian dapat memberikan tekanan penurunan bagi Hang Seng. Namun, kemampuan Hang Seng yang tetap bertahan di atas MA 50-10-200 harian dapat sinyalkan masih adanya tenaga kenaikan. Sentimen cukup mixed, namun kesulitan Hang Seng menembus ke bawah MA 50 harian dapat isyaratkan lebih banyak ruang untuk kenaikan. Strategi: buy-on-dips dengan stop-loss 22790 dan target-profit 23050. Di lain pihak, penembusan 22800 dapat memicu penurunan untuk menguji 22700.
· Nikkei Futures. Bias cukup bullish seperti yang ditunjukan oleh naiknya indikator MACD, Stochastic, dan kemampuan Nikkei yang masih berada di atas MA 50-100-200 harian. Namun, Nikkei perlu mencatatkan level penutupan harian di atas 15470 untuk menambah momentum rally; dimana kegagalan dapat kembali mendorong aksi profit-taking. Strategi buy-on-dips dengan stop-loss 15240 dan target-profit 15460. Di lain pihak, penembusan 15225 dapat memicu penurunan untuk menguji 15200.
· Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek seiring harga di tutup di bawah MA 50 dan 100 pada grafik 4 jam. Level support terdekat berada di area 257.80, break di bawah area tersebut seharusnya dapat berikan tekanan tambahan untuk bergerak lebih rendah menuju area 256.00. Untuk sisi atas, resisten terdekat terlihat di area 260.40, break di atas area tersebut dapat memicu pergerakan bullish lainnya menargetkan ke area kunci resisten di 261.40
Tidak ada komentar:
Posting Komentar