Prediksi Output Brazil Direvisi, Kopi Arabika Anjlok Hampir 4%

Harga kopi di Bursa LIFFE dan ICE Futures US terpantau ditutup melemah signifikan pada perdagangan Senin 9 Juni 2014 yang ditutup dini hari tadi. Pelemahan harga kopi dipicu oleh prediksi tingkat output kopi Brazil yang mengalami revisi pada Jumat lalu.

Data prediksi output kopi Brazil yang direvisi pada Jumat lalu oleh Badan Kopi Nasional Brazil berdampak pada anjloknya harga kopi. Kisaran angka prediksi yang akhirnya naik dibandingkan data sebelumnya, membuat investor semakin khawatir akan ketidakpastian prediksi besaran defisit supply kopi global. Terpantau dari data prediksi terbaru oleh Badan Kopi Nasional Brazil, estimasi output kopi Brazil naik ke level 43,3 juta kantong 60kg dari prediksi sebelumnya pada 40,1 juta kantong atau naik 3,2 juta kantong.

Pada perdagangan Senin 9 Juni 2014 di Bursa ICE US, harga kopi Arabika terdorong anjlok signifikan akibat rilis data oleh Badan Kopi Nasional Brazil. Harga kopi Arabika berjangka ICE US untuk kontrak Juli turun hingga 3,92% ke tingkat harga $165,35/ton atau melemah $6,75/ton.


Sedangkan dari Bursa LIFFE, harga kopi Robusta juga ditutup melemah pada dini hari tadi. Harga kopi Robusta berjangka LIFFE untuk kontrak Juli turun 1,21% ke tingkat harga $1.883/ton atau melemah $23/ton.

Diprediksi harga kopi baik Robusta maupun Arabika akan kembali bergerak cenderung melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh sentimen negatif dari rilis revisi data yang berpotensi membuat kekhawatiran akan semakin melemahnya harga kopi di Bursa disaat belum ada kepastian dari panen Brazil. Terkait pergerakan harga, kopi diperkirakan akan bergerak di kisaran $160-$174 untuk Arabika dan $1.862-$1.916 pada kopi Robusta.
Prediksi Output Brazil Direvisi, Kopi Arabika Anjlok Hampir 4% Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rahman Aksionline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar