Sterling melesat ke level puncak dalam 6-tahun terakhir versus Dollar AS pada hari Selasa pasca data secara tak terduga menunjukkan inflasi Inggris berakselerasi pada laju tercepat sejak Januari, yang mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga pada tahun ini. Office for National Statistics melaporkan harga konsumen tumbuh 1,9% pada bulan Juni, melampaui perkiraan 1,6%. Data lainnya juga menunjukkan kenaikan harga rumah, dengan harga property di London menorehkan rekor lonjakan 20,1% sepanjang 12 bulan hingga Mei.
Bagaimanapun, beberapa faktor dinilai masih mengancam rally Sterling. Valentin Marinov, analis mata uang Citi, mengatakan bahwa voting untuk kemerdekaan Skotlandia yang rencananya akan digelar pada 18 September mendatang tetap beresiko menghambat pembelian Sterling terhadap Dollar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar