Produsen mesin pesawat terbang, GE Aviation memperkirakan akan meraup pesanan senilai 30 milyar dollar (17.5 milyar pound) untuk dirinya sendiri dan vendor gabungannya CFM pada Farnborough Airshow dan mengatakan keputusan Airbus hanya menggunakan mesin dari Rolls-Royce untuk pesawat A330neo yang baru saja diluncurkan merupakan keputusan yang tepat. Airbus membuka Farnborough Airshow pada hari Senin dengan mengumumkan rencana untuk meluncurkan versi rombakan dari pesawat jarak menengah A330 miliknya.David Joyce, CEO dari GE Aviation, mengatakan bahwa GE memiliki banyak bisnis untuk 5 hingga 8 tahun kedepan dan bahwa memasok mesin untuk A330neo nampaknya tidak masuk akal menurut sudut pandang keuangan.
"Jika pesanan tersebut masuk ke dalam portofolio kami dengan nilai ekonomis yang tepat, kami mungkin akan mengejar pesanan tersebut lebih keras. Namun memperimbangkan hal lainnya, ini merupakan kepurusan yang tepat," ucapnya pada jurnalis di Farnborough Airshow yang berlangsung pada tanggal 14-20 Juli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar