Harga minyak menjauh dari level puncak 3-minggu dan ditutup melemah pada hari Selasa seiring bukti bahwa keberlanjutan aksi kekerasan di Irak, Ukraina dan Gaza tetap tidak mempengaruhi pasokan global.
Penurunan juga masih terbatasi menjelang data pasokan mingguan AS, dengan kombinasi antara tingginya ekspektasi permintaan dan penurunan persediaan diharapkan dapat menyediakan support bagi harga ‘emas hitam’. Survey Platts memperkirakan Energy Information Administration akan melaporkan penurunan sebesar 2,6 juta barrel pada pekan lalu.
Sementara data EIA terakhir menunjukkan kilang-kilang di AS hanya mengoperasikan 93.8% dari kapasitasnya sepanjang pekan yang berakhir 11 Juli, yang merupakan level tertinggi mingguan sejak tahun 2005.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar