Nikkei terpuruk setelah meningkatnya resiko geo-politik dunia menimbulkan kekhawatiran terhadap outlook perekonomian global. Investor cemas dengan memburuknya situasi di Ukraina dan Palestina. Rudal menembak pesawat Malaysia Airlines hingga jatuh dekat perbatasan Ukraina-Rusia dan menewaskan 295 kru pesawat dan penumpang.
Ukraina menuding rudal tersebut diluncurkan oleh separatis pro-Rusia. Namun, separatis menolak bantahan tersebut dan mengatakan rudal tersebut dilunculkan oleh militer Ukraina. Di lain pihak, Israel telah memulai serangan darat di Gaza, Palestina.
Nikkei futures turun 1,59% dan kini diperdagangkan di level 15125. Sementara itu, minutes BoJ yang baru dirilis menunjukan adanya kekhawatiran dengan kinerja ekspor Jepang. Dalam minutes, BoJ menyatakan perekonomian Jepang dapat melanjutkan pemulihan meskipun performa ekspor tetap lesu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar