Kospi melemah setelah meningkatnya resiko geo-politik dunia menimbulkan kekhawatiran terhadap outlook perekonomian global. Investor cemas dengan memburuknya situasi di Ukraina dan Palestina. Rudal menembak pesawat Malaysia Airlines hingga jatuh dekat perbatasan Ukraina-Rusia dan menewaskan 295 kru pesawat dan penumpang. Ukraina menuding rudal tersebut diluncurkan oleh separatis pro-Rusia. Namun, separatis menolak bantahan tersebut dan mengatakan rudal tersebut dilunculkan oleh militer Ukraina.
Di lain pihak, Israel telah memulai serangan darat di Gaza, Palestina setelah serangan udara selama 10 hari gagal menghentikan serangan roket Hamas. Israel utarakan invasi akan terbatas dan hanya menargetkan terowongan yang digunakan oleh militan dan bukannya untuk menggulingkan kelompok Hamas. Penduduk Palestina utarakan melihat beberapa tank Israel telah melewati daerah perbatasan Israel-Palestina.
Kospi futures turun 0,4% dan kini diperdagangkan di level 261.45.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar