Laju IHSG pada perdagangan Kamis (21/8) diprediksi berada pada rentang support 5.160-5.182 dan resisten 5.200-5.215. Secara teknis, indeks berpeluang membentuk pola white marubozu di bawah upper bollinger band (UBB). Moving Average Convergence-Divergence (MACD) masih bergerak terbatas dengan histogram positif yang naik tipis. Relative Strength Index (RSI), Stochastic, dan William’s %R mencoba bergerak naik.
IHSG mampu bergerak melampaui target resisten (5.173-5.188) seiring masih adanya aksi beli. Target support dan resisten yang Reza ajukan di atas dengan asumsi kondisi pasar dapat berjalan dengan normal tanpa terpengaruh dengan hasil MK. Tetapi, jika terpengaruh dan direspons negatif, akan diharapkan dapat terjaga di support 5.125-5.138 dan resisten 5.185-5.196.
Sementara itu, untuk sejumlah saham yang layak dipertimbangkan, antara lain: Saham PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) dalam kisaran Rp 5.800-5.975. White marubozu bersentuhan dengan middle bollinger band (MBB). Relative Strength Index (RSI) bergerak naik diikuti peningkatan RoC. Maintained buy selama berada di atas Rp 5.875. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dalam kisaran Rp 10.850-11.100. Separating lines di atas Middle Bollinger Band (MBB). William’s %R bergerak naik diimbangi pembalikan naik indikator chaikin. Maintained buy selama berada di atas Rp 11.000.
Berikutnya saham PT Media Nusantara Citra (MNCN) dalam kisaran Rp 2.890-2.975. Bearish harami di bawah UBB. William’s %R bergerak turun dan stochastic cenderung flat. Trading sell jika Rp 2.920 gagal bertahan. Saham PT Summarecon Agung (SMRA) dalam kisaran Rp 1.330-1.415. Bullish engulfing sentuh UBB. Momentum bergerak naik diikuti peningkatan RMI. Trading buy selama berada di atas Rp 1.385. Saham PT Wijaya Karya (WIKA) dalam kisaran Rp 2.850-2.935. Hammer di bawah UBB. Tren naik terjaga seiring peningkatan parabollic SAR dan Relative Strength Index (RSI). Trading buy selama berada di atas Rp 2.890.
Kemudian saham PT Matahari Departement Strore (LPPF) dalam kisaran Rp 15.975-16.575. Hammer di bawah UBB. RoC dan momentum bergerak naik. Trading buy selama berada di atas Rp 16.425. Saham PT Gudang Garam (GGRM) dalam kisaran Rp 54.275-55.150. Tweezers top terjaga di atas Middle Bollinger Band (MBB). Stochastic bergerak naik namun, chaikin cenderung flat. Trading buy selama berada di atas Rp 54.950.
Pada perdagangan Rabu (20/8), IHSG ditutup menguat 24,99 poin (0,484%) ke posisi 5.190,167. Intraday tertinggi 5.190,933 dan terendah 5.166,874. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan net buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan net sell.
Jangan lupa untuk mencoba demo account kami disnini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar