
Franc hampir mendekati nilai paritas terhadap euro pada tahun 2011 setelah keterpurukan ekonomi zona-euro memicu aliran dana ke Swiss. SNB telah memberlakukan batas minimum nilai tukar EURCHF di 1.20 dalam 3 tahun terakhir namun franc masih tetap menguat terhadap mata uang lainnya. Franc bahkan telah menguat 13,6% terhadap Rupiah Indonesia dan 12,5% terhadap Lira Turki dalam 12 bulan terakhir.
Nilai tukar Franc telah mengurangi hasil penjualan produk perusahaan Swiss seperti Holcim, Roche, dan Nestle ketika dikonversi ke dalam franc. "Kami cemas jika kondisinya berlanjut," ujar Rudolf Minsch, ekonom di asosiasi pebisnis Swiss Economiesuisse. "Kuatnya nilai tukar franc terhadap negara berkembang cukup membebani marjin laba perusahaan Swiss."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar