Minyak Semakin Menjauh Dari Level $100, Melemah 4% Sepekan

Minyak melemah pada hari Jumat, bergerak semakin menjauhi level $100, dan mencatat penurunan 4% dalam sepekan, menjadi penurunan mingguan terbesar dalam tujuh bulan terakhir. Minyak menguat di awal perdagangan setelah data menunjukkan dua pengukuran aktivitas manufaktur China menunjukkan peningkatan bulan Juli. China merupakan konsumen minyak terbesar kedua di dunia.

Pelemahan dollar berhasil memangkas penurunan minyak, dollar melemah setelah data menunjukkan pertumbuhan tenaga kerja lebih rendah dari perkiraan di bulan Juli. Departemen Tenaga Kerja melaporkan non-farm payrolls sebesar 209.000, lebih rendah dari perkiraan, setelah naik 298.000 pada bulan Juni.

http://goo.gl/MOQklR
Selain itu data aktivitas manufaktur AS menyentuh level dalam tiga tahun terakhir juga mampu memangkas pelemahan minyak. Indeks aktivitas manufaktur dari Institute for Supply Management naik menjadi 57,1 pada bulan Juli dari bulan sebelumnya sebesar 55,3, di atas estimasi sebesar 56,1. AS adalah konsumen minyak terbesar di dunia.

Minyak mentah pada perdagangan Jumat ditutup pada level $97,62 per barel, dengan level tertinggi harian $98,10 dan terendah $97,09.
Minyak Semakin Menjauh Dari Level $100, Melemah 4% Sepekan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Rahman Aksionline

Tidak ada komentar:

Posting Komentar