Lantai bursa Seoul kembali tertekan di teritori negatif pada perdagangan hari Rabu (03/09) akibat sentimen investor kian pesimis terhadap data-data yang hasilnya kurang memuaskan belakangan ini.
Hari ini pemerintah Korea Selatan kembali merilis data cadangan devisa bulan Agustus (forex reserves) yang menurun ke angka $367.53 milyar, dibanding bulan sebelumnya di angka $368.03 milyar.
Pada sesi Selasa kemarin, pemerintah juga merilis angka pertumbuhan inflasi tahunan (CPI growth y/y) yang menurun ke level +1.4% pada bulan Agustus. Angka itu menurun dari bulan sebelumnya pada level 1.6%. Sedangkan pada sesi sebelumnnya, sentimen pasar juga telah diciutkan oleh data ekspor bulan Agustus yang mengecewakan yang anjlok signifikan dari bulan sebelumnya.
Alhasil, rilis data-data tersebut memicu ekspektasi pasar bahwa bank sentral Korea Selatan kemungkinan akan memiliki peluang untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan di akhir bulan ini.
Sementara di lantai bursa Seoul nampak saham Hyundai Motor dan KIA Motors masing-masing tergerus lebih dari 1 persen. Koreksi kedua raksasa tersebut sekaligus memperpanjang pelemahannya di hari kedua setelah gagalnya negosiasi upah Hyundai pada putaran ke-20 dengan serikat pekerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar