Wall Street melemah seiring munculnya kewaspadaan menjelang publikasi data tenaga kerja AS yang dapat turut menentukan seberapa cepat Federal Reserve mulai naikan suku bunga tahun depan.
AS akan merilis data non-farm payroll dan tingkat pengangguran yang mungkin dapat berikan bukti tambahan akan berlanjutnya pemulihan ekonomi Paman Sam. Wall Street sempat rally setelah ECB melonggarkan kebijakan moneternya demi mencegah zona-euro jatuh ke dalam jurang deflasi dan memacu pemulihan ekonomi zona-euro. Investor juga menyambut baik perkembangan situasi di Ukraina setelah Presiden Petro Poroshenko utarakan kesiapan untuk melakukan gencatan senjata jika negosiasi damai dengan separatis pro-Rusia dilakukan pada hari Jumat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar