"Meskipun ketidakpastian masih membayangi bisnis dan ekonomi di seluruh dunia, neraca kami masih berada di posisi terkuat dalam lebih dari 2 dekade. Yang memposisikan kami untuk melanjutkan siklus," ujar Chairman sekaligus Chief Executive Doug Oberhelman dalam sebuah siaran pers.
Pengumuman kenaikan dividen ini cukup mengejutkan, terutama mengingat pada bulan Mei lalu Caterpillar melaporkan penurunan 13% dalam penjualan mesin ritel global untuk periode 3 bulan hingga April.
Kemerosotan tajam permintaan di luar Amerika Utara diklaim sebagai penyebab utama penurunan tersebut.
Saat ini saham Caterpillar Inc. diperdagangkan sekitar 0,8% lebih rendah pada kisaran $108.50.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar