Trader mata uang asing mengurangi posisi bullish-nya terhadap pound setelah mata uang Inggris tersebut mencapai level tertinggi dalam lebih dari 5 tahun bulan ini. Posisi bullish terhadap sterling oleh hedge fund dan spekulan besar lainnya berkurang pekan lalu dari level tertinggi sejak 2007, menurut data dari Commodity Futures Trading Commission AS.Pound melemah untuk ketiga harinya terhadap dollar dan obligasi pemerintah Inggris flat hari ini menjelang data pemerintah besok yang diperkirakan akan menunjukkan laju inflasi bertambah cepat di bulan Juni, sementari masih bertahan di bawah target Bank of England sebesar 2%.
“Pertanyaannya adalah apakah ada alasan untuk mengurangi posisi long pada pound,” ucap Peter Kinsella, strategis mata uang senior pada Commerzbank AG di London, terkait posisinya selanjutnya. “Kemungkinan tidak, meski mungkin masuk akal jika investor menaikkan target penguatan sterling, yang dikenal sebagai stop-loss, lebih dekat ke level saat ini,” ucapnya. “Secara umum, data Inggris masih bagus.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar