Yen melemah terhadap semua mata uang utama di tengah spekulasi bank sentral di seluruh dunia akan mempertahankan kebijakan moneter yang akomodatif, yang mana mendorong tingkat permintaan untuk aset ber-yield tinggi.Mata uang Jepang melemah untuk pertama kalinya terhadap dollar seiring bank of Japan memulai pertemuan dua hariannya, sementara Gubernur Federal Reserve Janet Yellen akan melangsungkan testimoni di hadapan Kongres pekan ini.
Investor sedang menantikan review kebijakan oleh Bank of Japan pada hari Selasa, meski BOJ diperkirakan akan mempertahankan kebijakan dan outlooknya terhadap perekonomian secara luas. Namun BOJ mungkin akan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini, menurut sumber, menunjukkan lemahnya sektor ekspor dan penurunan yang lebih tinggi dari ekspektasi pada tingkat belanja rumah tangga pasca kenaikan pajak penjualan di bulan April, meski perubahan padaproyeksi GDP tidak akan memicu perubahan kebijakan moneter.
“Risk aversion global sedang mereda,” ucap Lee Hardman, strategis mata uang pada Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd. di London. “Hal tersebut membuat investor untuk memburu aset beresiko, dan memicu koreksi sebagian pada gain yen yang disebabkan permintaan safe-haven.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar