Hal ini masih akan menjadi ekspansi paling cepat pada sektor manufaktur sejak 2010, saat output bertumbuh sebesar 4.2% setelah anjlok lebih dari 10% di tahun 2009. Namun pemangkasan proyeksi tersebut menguatkan sinyal bahwa perekonomian Inggris mungkin akan melambat di semester kedua tahun ini.
EEF mengatakan bahwa dengan perekonomian zona euro yang stagnan, penguatan sterling dan meningkatnya resiko politik, outlook untuk permintaan saat ini lebih tidak menentu untuk sementara waktu, meski outlook secara keseluruhan masih positif."Kami memperkirakan sektor manufaktur terus merekrut tenaga kerja terlatih dan meningkatkan rencananya untuk berinvestasi pada tahun depan, yang mana masih dibutuhkan perekonomian Inggris untuk pertumbuhan yang seimbang," ucap Lee Hopley, kepala ekonom EEF.
"Bagaimanapun, jelas ada resiko penurunan di luar negeri yang dapat membuat laju pertumbuhan yang kuat dan bertahan lama terutama sektor ekspor yang kuat lebih sulit kedepannya."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar