Jelang berakhirnya rapat kebijakan moneter dari Federal Open Market Committee hari ini, dollar mempertahankan penguatan terhadap yen pasca laporan inflasi AS. Departmen Tenaga Kerja AS pada hari Selasa kemarin melaporkan indeks harga konsumen AS bulan Mei naik 0,4% dari bulan sebelumnya ketika naik 0,3%.
Angka tersebut juga di atas estimasi ekonom sebesar 0,2%. Sementara untuk inflasi inti yang tidak menyertakan sektor pangan dan energi naik 0,3% di atas estimasi sebesar 0,2%.Inflasi year on year naik 2,1% di bulan Mei dari periode yang sama tahun sebelumnya, di atas estimasi ekonom sebesar 2,0%.
Sementara itu Departemen Keuangan Jepang melaporkan defisit neraca perdagangan bulan Mei sebesar ¥909 miliar, dengan ekspor dilaporkan turun untuk pertama kalinya dalam 15 bulan terakhir. Ekspor turun 2,7% di bulan Mei dari tahun sebelumnya, lebih buruk dari prediksi penurunan 1,2% dan publikasi April yang meningkat 5,1%. Sementara itu, impor mencatat penurunan 3,6% setelah naik 3,4% di April.
Federal Reserve diperkirakan akan kembali memangkas program pembelian obligasi sebesar $10 miliar menjadi $35 miliar per bulan pada akhir rapat kebijakan moneter hari ini. Fed juga akan melaporkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS.
USDJPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 102.17 atau menguat 0,02%, dengan level terendah harian 102.10 dan tertinggi 102.21

Tidak ada komentar:
Posting Komentar