Kospi mengurangi penurunan di awal sesi Asia setelah berlanjutnya pelemahan won meredakan kecemasan investor terhadap outlook pendapatan eksportir Korea Selatan. Won Korea Selatan diperdagangkan di level 1021.30 terhadap Dollar AS; mencoba jauhi level terkuat 5 tahun 1015.30 yang diraih minggu lalu.
Jika pelemahan won berlanjut maka ini dapat membuat investor lebih optimis dengan daya saing eksportir Korea Selatan di pasar internasional. Kospi futures kini diperdagangkan di level 260.70; coba menjauhi level rendah harian 260.20 Sentimen eksternal cukup mixed.
Meningkatnya aktivitas sektor manufaktur di wilayah New York, kenaikan produksi industri AS, dan meningkatnya aktivitas sektor perumahan AS membuat investor tetap optimis dengan kinerja ekonomi AS meski IMF memangkas outlook pertumbuhan ekonomi Paman Sam.
Meski demikian, investor juga mewaspadai resiko geo-politik dunia. AS sedang mempertimbangkan kerja sama dengan Iran untuk meredam aksi pemberontakan di Irak. Pemberontak telah menguasai beberapa kota di wilayah utara Irak dan sepertinya hanya menunggu waktu hingga pemberontak mencoba menyerang Baghdad, ibu kota Irak.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar