Mengawali pekan ini pasar Asia diperdagangkan lesu lantaran aktivitas relatif sepi seiring tutupnya lantai bursa China, Korea Selatan dan Taiwan hingga hari Kamis berkenaan libur Mid-Autumn Festival.
Meski demikian, fokus investor tetap tertuju ke data-data ekonomi dari China dan Jepang yang akan rilis hari ini. Data tingkat ekspor China bulan Agustus diperkirakan akan menurun menjadi 8% dari bulan sebelumnya yang tercatat 14.5%.
Sedangkan menurunnya tingkat ekspor tersebut diprediksi juga akan menurunkan angka neraca perdagangan China di bulan yang sama menjadi $40 milyar dari bulan sebelumnya sebesar $47.3 milyar. Di pasar Jepang, rally indeks Nikkei nampak terbatas akibat kekecewaan investor setelah data GDP Jepang kuartal II untuk tahunan (y/y) direvisi kian buruk menjadi -7.1% dari estimasi pertama di level -6.8%. Sedangkan untuk periode kuartalan juga direvisi menjadi -1.8% dari estimasi awal pada -1.7%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar