Kenaikan jumlah cadangan devisa mencerminkan giatnya bank sentral untuk mengumpulkan Dollar. Dengan menambah stok Dollar, kemampuan Indonesia untuk melindungi diri dari volatilitas pasar akibat dinamika luar negeri. "Sikap bank sentral akan membatasi tekanan terhadap Rupiah meski arus dana masuk masih sangat besar," ujar Ahli Ekonomi DBS, Gundy Cahyadi, seperti dilansir Dow Jones Newswires. Seperti diketahui, Bank Indonesia semakin jarang menjual Dollar sejak paruh ke-dua 2013 dan membiarkan Rupiah melemah untuk membantu pos neraca transaksi berjalan.Dalam pernyataan resminya akhir pekan lalu, Bank Indonesia menilai kenaikan cadangan devisa berdampak positif terhadap upaya penguatan fondasi kebijakan dari pengaruh eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan. Menurut juru bicara bank sentral, Tirta Segara, posisi cadangan devisa per Agustus dapat membiayai 6.5 bulan impor dan pembayaran hutang luar negeri pemerintah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar